Selama 2 hari, saya menikuti simposium Finlandia - Indonesia tentang pendidikan.
Urutan kegiatan saya tulis semampu saya
SIMPOSIUM “FINNISH
AND INDONESIAN LESSONS”
di JAKARTA , 8
s.d. 9 Oktober 2013
LATAR BELAKANG
Kegiatan ini dilatarbelakangi dengan adanya
pertemuan antara Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan
Finlandia Ms. Krista Kiuru, ke Kementrian Pendidikan dan Budaya Indonesia pada
tanggal 21 Agustus 2013 tentang kerjasama di bidang pendidikan. Dimana hasil
pertemuan tersebut adalah sebagai berikut:
1.
Pihak Finlandia menyambut baik
usulan Kemdikbud RI untuk menyusun naskah kerja sama dibidang pendidikan di
antara kedua Negara serta perlunya pelaksanaan JWG secara rutin untuk membahas
implementasi MoU dimaksud.
2.
Disampaikan pula bahwa Finlandi
saat ini memiliki karakter Education-Entertainment - Entrepreneur.
Karakter tersebut membuat Finlandia bisa mencapai posisi Top rank PISA di
antara negara-negara di dunia. Di Indonesia, pembangunan pendidikan nasional
memiliki tantangan diversity dan disparity yang tersebar pada 17.000 lebih
pulau-pulau.
3.
Diperlukan direct contact
RI-Finlandia, termasuk melalui University-to-University
(U-to-U) Cooperation diantara
kedua Negara. Melalui kerjasama U-to-U
ini diharapkan Indonesia dapat mengirim lebih banyak tenaga pengajar untuk
melanjutkan studi S2/S3 pada perguruan tinggi di Finlandia.
4.
Pihak Finlandia berminat untuk
membuka International School di
Indonesia. Dalam hal ini, terdapat ketentuan yang berlaku di Indonesia
menyangkut pendirian sekolah International, termasuk penyediaan mata pelajaran
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan agama, serta Pendidikan
Bahasa Indonesia.
Finnish-Indonesia Business Education Forum
1.
Selain itu Wamendikbud juga
telah menghadiri pertemuan lanjutan dengan Menteri Pendidikan dan Ilmu
Pengetahuan Finlandia. Pertemuan yang difasilitasi oleh Kedutaan Besar
Finlandia di Jakarta ini memiliki tema “Finlandia-the
Super Power of Education”.
2. Dalam pertemuan ini, Kementrian Pendidikan diantara kedua Negara
akan mengupayakan penyelesaian naskah kerja sama dibidang pendidikan serta
mengatur pelaksanaan JWG, khususnya untuk membahas kerja sama peningkatan mutu
di antara kedua Negara. Topik pembahasan dalam pertemuan ini menegaskan kembali
minat kerja sama RI-Finlandia dibidang pendidikan, khususnya bagi peningkatan
mutu pendidik dan tenaga kependidikan (guru) diantara kedua Negara.
3. Pertemuan ini juga menyajikan presentasi dari Delegasi Finlandia
dalam mengembangkan bisnis bernuansa permainan yang dapat menarik minat banyak
kalangan.
Oleh karena itu, simposium ini dilaksanakan
berdasarkan poin-poin hasil pertemuan yang seperti yang telah diuraikan diatas.
Dimana diantaranya adalah bahwa sebagaimana telah di ketahui bahwa sistem
pendidikan di Finlandia telah diakui sangat baik oleh berbagai survey
internasional, termasuk Program untuk Penilaian Siswa Internasional, PISA.
Berdasarkan hal tersebut, pemerintah Indonesia telah menunjukkan ketertarikan
dalam pertukaran pengalaman di bidang pendidikan khususnya bagi peningkatan
mutu pendidikan (guru) dan meningkatkan kerjasama antara universitas dan
pemerintah.
Selain itu, Program Networking, dan Kerjasama Internasional PTK
telah menjadi salah satu alternatif pengembangan profesionalisme dan karier
sumber daya manusia (SDM) organisasi / lembaga modern.
TUJUAN
Tujuan pelaksanaan kegiatan ini, yaitu:
- Mempererat kerjasama antara
Finlandia dan Indonesia, terutama di bidang pendidikan.
- Menciptakan kerjasama antara institusi
untuk meningkatkan profesionalisme guru di Indonesia dan Finlandia sebagai
upaya untuk mendukung perkembangan sistem pendidikan di Indonesia.
- Meningkatnya profesionalisme
guru dalam pembelajaran
- Meningkatnya karir guru
- Terjalinnya Kerjasama
internasional antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Finlandia dalam
bidang pendidikan
- Sharing best practice dalam
bidang pendidikan di Finlandia sebagai salah satu referensi pendidikan di
Indonesia
HASIL YANG DIHARAPKAN:
Melalui kegiatan ini diharapkan akan
dihasilkan hal-hal sebagai berikut:
- Meningkatnya wawasan,
pengetahuan, dan keterampilan peserta;
- Tersusunnya laporan kegiatan
yang berisi himpunan :
- Pengalaman terbaik
internasional [International best
practices] yang dapat dijadikan rujukan atau lesson learn yang dapat direkomendasikan dalam mengembangkan
berbagai kebijakan dan kegiatan Direktorat P2TK Dikdas;
- Berbagai dokumen relevan yang
dapat dijadikan rujukan dalam penerapan dan pengembangan berbagai kebijakan
Direktorat P2TK Dikdas dan program peningkatan mutu pendidik lainnya.
SASARAN
Sasaran peserta dari kegiatan ini adalah 417
(empat ratus tujuh belas) orang yang terdiri dari guru Sekolah Dasar (SD), guru
Sekolah Menengah Pertama (SMP), guru sekolah Menengah Atas (SMA), Dosen dari
berbagai LPTK, Widyaiswara dari LPMP, Widyaiswara dari PPPPTK dan pejabat
struktural dan staf di lingkungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
MANFAAT
- Tersedianya berbagai
kesempatan untuk mendapatkan inspirasi bagi pengembangan program-program
pendidikan terbaik dari Penghargaan PTK SMP Berprestasi dari negara Finlandia
- Tersedianya berbagai bahan
masukan terhadap kebijakan direktorat P2TK Dikdas dari berbagai pengalaman
terbaik dari negara Finlandia
- Terbangunnya kemitraan dengan
berbagai lembaga di negara Finlandia yang dapat menjadi peluang kerjasama di
masa yang akan datang;
PELAKSANAAN
Kegiatan simposium “Finnish and Indonesian Lessons” diselenggarakan efektif selama 2 (dua)
hari yaitu dimulai dari tanggal 8 sampai dengan 9 Oktober 2013.
Adapun tempat pelaksanaannya adalah
Auditarium Gedung D lantai 2 Kemdikbud jalan Pintu 1 Senayan, Jakarta
Indonesia.
Metode yang digunakan
dalam pelaksanaan
simposium “Finnish and Indonesian Lessons” yaitu: presentasi, tanya
jawab, diskusi, kerja kelompok, brainstorming,
progress report, dan metode yang relevan.
NARA SUMBER
Dalam Opening ceremony, kegiatannya dibuka oleh :
Director General of
Basic Education Ministry of Education and Culture of Indonesia, Mr Hamid
Mohammad, Ph.D
Ambassador of
Finland Mr. Kai Sauer
Dalam kegiatan ini dilibatkan sejumlah Nara
sumber dari Indonesia yaitu pejabat struktural, pejabat fungsional, dan para
praktisi yang memiliki wawasan, pengalaman, dan kompetensi yang relevan dengan
materi yang disajikan khususnya berkaitan dengan pengembangan kebijakan serta
implementasi dalam pemberdayaan pendidik
dan tenaga kependidikan serta pengembangan dan peningkatan kompetensinya. Seperti tercantum dibawah ini
- Direktur Pembinaan Pendidikan
Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Dasar
(P2TK) yang akan menyampaikan tentang
“Dapodik”
- Prof. Ir. Abdullah Alkaff, M.Sc, Ph.D, Staf
Ahli Menteri Bidang Organisasi dan Manajemen yang menyampaikan tentang “Kurikulum”
- Prof. Dr. Muchlas Samani, Rector Surabaya
State University, Indonesia yang menyampaikan tentang “Consorsium guru LPTK”.
Selain
itu nara sumber dari Finlandia adalah:
- Dr. Pasi
Sahlberg Director General, Centre for International Mobility and Cooperation,
Finland Expert on the Finnish Education System, Expert on the Finnish Education
System, Author of the bestselling book “Finnish
Lessons”, materi yang disampaikan “Finnish
Lessons: What can the world learn from educational change in Finland?”
- Dr. Eero
Ropo, Professor of Education University of Tampere, Finland, materi yang
disampaikan “Teachers and Teacher
Education in Finland”
- Ms. Jaana
Palojärvi, Director for International Relations Ministry of Education and
Culture of Finland, materi yang disampaikan “Better
Results, More Values”
- Mr. Harri
Lappalainen, Manager, Senior Advisor Turku University of Applied Sciences,
Finland, materi yang disampaikan “The
Role of Teachers in Boosting Innovation Competencies”
j JOKOWiN, Oktober 2013